Hydrating VS Moisturizing, Sepeleh tapi Penting!
Dear, kalian tentu sudah mengenal istilah Hydrating & Moisturizing, terutama jika kamu memiliki tipe kulit yang relatif kering. Kedua istilah tersebut umumnya banyak ditemukan di produk pelembab wajah. Banyak yang beranggapan bahwa kedua istilah tersebut memiliki arti yang sama dan akan menjawab permasalahan kulit kering, namun ternyata kedua istilah tersebut memiliki arti yang berbeda lho dear! Untuk penjelasannya, yuk simak penjelasan dibawah!
Hydrating
Produk skincare yang bersifat hydrating bermanfaat untuk menghidrasi kulit wajah. Fungsi utama produk hydrating adalah meningkatkan water content atau kandungan air di kulit. Beberapa kandungan yang biasa ditemukan pada produk hydrating yaitu hyaluronic acid, gliserin, madu, pantenol, dan kolagen. Hyaluronic acid, misalnya, dapat mempertahankan dan meningkatkan kadar air sehingga kulit kembali lembap dan kenyal.
Moisturizing
Produk moisturizer atau pelembap bekerja “mengunci” kelembapan sekaligus mencegah agar kelembapan alaminya yang tersisa tidak hilang/menguap dari kulit. Dalam kata lain, produk Moisturizer bukan berfungsi untuk menambah kadar air dalam kulit kamu. Biasanya, produk pelembap untuk kulit kering mempunyai kandungan seperti mineral oil, petroleum jelly, minyak zaitun, atau zinc oxide.
Lalu bagaimana cara memilih produk yang tepat?
Pertama-tama, kamu harus mengenali permasalahan kulit kamu. Apakah kulit kamu sedang dehidrasi atau memang membutuhkan produk Moisturizer untuk menjaga kelembaban pada wajah. Untuk wajah dengan tipe kulit kering, sebaiknya kamu menggunakan kedua produk tersebut. Gunakanlah produk hydrating seperti hydrating toner atau hydrating essence terlebih dahulu untuk menambah kadar air di kulit. Lalu, baru gunakan moisturizer untuk “mengunci” kelembapan kulit.

