Metode Skip-care

Jika membahas soal tren kecantikan, meungkin MeRAGirls akan langsung memikirkan Korea Selatan. Setiap tahunnya, ahli kecantikan Korea terus berinovasi meciptakan berbagai step skincare untuk mendapatkan kulit glowing. Mulai dari trend glass skin, 10 step skincare hingga skip-care.

Apakah skip-care yang dimaksud adalah skip skincare dalam artian tidak skincare-an?

No, jawabannya bukan.

Sebelum membahas skip-care, MinRA akan sedikit menyinggung metode 10 step skincare.
Di dalam 10 steps skincare, skincare akan di-layering sebanyak 10 lapis. Mulai dari water/oil based cleanser, facial wash, exfoliator, toner, essence, serum, sheet mask, eye cream, moisturizer dan sunscreen. 10 step ini tidak harus digunakan secara bersamaan. Exfoliator hanya digunakan beberapa kali seminggu, eye cream biasanya hanya digunakan di malam hari sedangkan suncreen lebih ke penggunaan siang hari.

Bagi sebagian orang, rangkaian perawatan yang panjang ini dirasa tidak efektif. Tak jarang dari mereka justru mengalami efek samping berupa masalah kulit. Hal ini sering terjadi karena adanya kesalahan dalam menggabungkan produk skincare.

Kemudian munculkah sebuah trend skincare baru yang bernama skin-care. Metode ini merupakan kebalikan dari 10 step skincare. Jika 10 step skincare dirasa terlalu panjang, lama dan rumit, maka skipcare menawarkan tahapan yang lebih sederhana. Dengan kata lain skipcare sama halnya dengan basic skincare yaitu cleansing, moisturizing dan protecting. Metode ini dirasa jauh lebih aman dan efektif sebab dengan tahapan yang lebih sederhana maka tidak banyak zat kimia yang masuk ke dalam lapisan kulit.

Nah, MeRAGirls lebih suka metode skincare yang mana nih?

Previous
Previous

Bahasa Cinta untuk Diri Sendiri

Next
Next

Perempuan dalam Genggaman