Suntik Jerawat Aman Gak Sih?
Salah satu cara untuk mengatasi jerawat meradang adalah dengan melakukan suntik jerawat. Suntik jerawat tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang ya, Girls. Cara ini hanya bisa dilakukan oleh dokter yang lebih mengetahui secara pasti. Pernah nggak kepikiran buat suntik jerawat? Atau masih ragu suntik jerawat itu aman atau nggak? Kamu akan dapat jawabannya dengan membaca artikel ini.
Penentuan dosis hingga proses penyuntikan harus disesuaikan dengan kondisi jerawat yang ingin diobati untuk mencegah munculnya jaringan parut atau penipisan kulit, sehingga harus dilakukan oleh dokter kulit.
Meskipun suntik jerawat bisa dikatakan aman tapi tidak semua orang bisa melakukan suntik jerawat. Bagi wanita hamil , anak-anak serta orang yang memiliki catatan medis tertentu seperti:
Riwayat penyakit hati, penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, dan diabetes
Infeksi, seperti tuberkulosis dan infeksi jamur
Gangguan tiroid
Tukak lambung dan gastritis
Gagal jantung
Tidak dianjurkan untuk melakukan suntik jerawat. Cara lain untuk mengatasi jerawat adalah dengan menggunakan obat jerawat.
Suntik jerawat dapat menimbulkan efek samping. Obat jerawat yang disuntikkan terlalu banyak atau terlalu sering bisa menimbulkan bekas luka pada area suntikan.
Selain itu, penggunaan obat kortikosteroid yang berlebihan juga bisa menimbulkan beberapa efek samping, di antaranya:
Jaringan kulit menipis
Warna kulit berubah
Infeksi
Munculnya garis-garis merah di kulit
Mual dan muntah
Pada beberapa bagian tubuh membengkak, misalnya wajah
Sakit kepala
Perubahan suasana hati
Meski begitu, jumlah obat kortikosteroid yang digunakan pada suntik jerawat biasanya sangat sedikit sehingga jarang sampai menimbulkan efek samping tersebut.
Gimana Girls? Tertarik untuk melakukan suntik wajah?

